Galang Cita Paskah XIX Keuskupan Bandung
Merawat Iman, Menumbuhkan Kepedulian, Menghidupi Sukacita
by : Mrs. Yohana
Galang Cita Paskah (GCP) bukan sekadar sebuah perkemahan tahunan. Bagi para anggota Pramuka Penggalang di lingkungan Keuskupan Bandung, GCP adalah sebuah perjalanan pembinaan yang sarat makna: membentuk karakter, memperdalam iman, memperluas persaudaraan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan alam.
Sebagai bagian dari Gerakan Pramuka, anggota penggalang dibina dalam suasana yang menantang, menarik, dan edukatif. Namun, di bawah naungan Tim Kerja Kepramukaan Majelis Pendidikan Katolik (MPK) Keuskupan Bandung, pembinaan ini tidak hanya mengasah keterampilan kepramukaan, tetapi juga diwarnai oleh nilai-nilai Kristiani yang membumi. Mereka tidak hanya diajarkan untuk menjadi Pramuka yang terampil, tetapi juga pribadi yang mampu menghidupi iman dalam tindakan nyata.
Pada tahun 2025 ini, GCP ke-XIX kembali digelar dengan mengusung tema “Suka Cita Merawat Bumi; Rumah Kita Bersama”. Tema ini bukan sekadar slogan, tetapi sebuah ajakan bagi setiap peserta untuk membuka mata dan hati terhadap pentingnya merawat lingkungan hidup — sebagai wujud nyata iman dan tanggung jawab atas karunia ciptaan Tuhan.
Kegiatan yang berlangsung pada 2–4 Mei 2025 di Bumi Perkemahan Kiarapayung dan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran ini menghadirkan berbagai pengalaman yang menyentuh aspek fisik, mental, sosial, dan rohani. Mulai dari kegiatan kerohanian yang menguatkan relasi dengan Tuhan, hingga kegiatan jelajah alam dan uji keterampilan yang melatih ketangguhan, kerja sama, dan kecintaan pada lingkungan.
Anjangsana menjadi salah satu kegiatan yang menanamkan nilai kasih dan pelayanan, mengajak peserta keluar dari zona nyaman untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Defile dan perkemahan membentuk rasa kebersamaan dan disiplin, sementara uji keterampilan mengasah kecakapan yang menjadi identitas seorang Pramuka.
Melalui GCP, peserta belajar bahwa iman bukan hanya soal doa, tetapi juga aksi nyata yang menyentuh sesama dan alam ciptaan. Mereka diajak untuk tidak hanya menjadi penerima kebaikan, tetapi juga menjadi pelaku perubahan di tengah masyarakat. Dalam tawa, lelah, dan kerja sama, GCP memahat karakter yang kuat: seorang muda Katolik yang beriman, peduli, tangguh, dan berani bersaksi di tengah dunia. Galang Cita Paskah bukan hanya menjadi kenangan, tetapi menjadi langkah nyata menuju perubahan. Di bawah langit Kiarapayung dan dalam semangat Paskah, para peserta menemukan makna sejati dari suka cita — suka cita dalam merawat bumi, suka cita dalam menghidupi iman, suka cita dalam berjalan bersama sebagai saudara seiman.